ImageSaya telah mewasiatkan sejumlah hal untuk kalian, saudara-saudaraku; menjaga perintah-perintah Allah, meninggalkan larangan-larangan-Nya, mnghadap kepada Allah tuhan kita sang Cahaya Mahacahaya-secara universal, menjauhi tindakan atau ucapan yang tak berguna, dan memutus setiap ke khawatiran yang ditiupkan setan.

Saya juga berpesan untuk menjaga baik-baik dan berhati-hati dengan karya ini, serta memliharanya dari jangkauan orang-orang yang bukan ahlinya. Demi Allah, kalian adalah khalifah sepeninggal saya. Saya berhasil menyelesaikan karangan ini di akhir jumadi as-sani 528 Hijriah, pada hari di mana bintang-bintang yang tujuh berkumpul di galaksi libra di penghujung siang. Jangan menguji karya ini kecuali oleh ahlinya, yaitu orang yang berminat meneladani metode peripatetik, dan ia adalah seseorang yang mencintai cahaya Allah. Sebelum memulainya, hendaknya ia berkhalwat selama empat puluh hari, dengan meninggalkan makanan yang berdaging binatang, mempersedikit makan, dan memutuskan diri untuk berpikir tentang cahaya Allah dan apa yang diperintahkan oleh pemegang amanat wahyu.

Jika ketentuan ini sudah samapai pada waktunya, ia diperbolehkan mendiskusikan karya ini lebih jauh lagi. Seseorang pengkaji nantinya akan mengetahui bahwa ada banyak hal yang telah dipermudah Allah untuk saya bicarakan, namun diabaikan oleh sejumlah filsuf terdahulu maupun belakangan. Tetapi, ruh suci telah meniupkan hal tersebut secara tanpa disengaja kedalam hatiku. Penulisan karya ini dikerjakan selama berbulan-bulan, mengingat ada sejumlah hal yang menghambat pengerjaannya. Namun ia memilki gema yang agung; dan seseorang yang mengingkari kebenaran akan dikutuk oleh Allah, sebab “Allah maha perkasa lagi mempunyai balasan siksa” (Q.S 3:4). Seeorang tidak semestinya menghendaki untuk mempelajari rahasia-rahasia karya ini tanpa merujuk pada orang-orang yang memiliki ototritas dan berhak mengetahui seluruh isinya.

Ketahuilah wahai saudara-saudaraku! Sesungguhnya mengingat mati selamanya menjadi salah satu hal terpenting, seperti dalam firman-Nya, “dan sesungguhnya akhirat itulah kehidupan sebenar-benarnya, andaikan mereka mengetahui” (Q,S 29:64), “sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya” (Q.S 2:132).

Ya Allah, ya rabb, wahai Tuhanku dan Tuhan segala sesuatu! Lakukanlah apa yang telah menjadi hak-Mu, jangan timpkan kesulitan pada kami maupun salah seorang selain-Mu sedikitpun. Lapangkanlah kami, wahai rabb, akan kebaikan dunia dan akhirat, buatlah kami berpaling dari keburukan dunia dan akhirat. Tutup lah aib dan kejelekan kami, berilah kami kabar baik, pertolongan, penyucian; sempurnakanlah kami, ajarilah kami pengetahuan, dan berilah kami bantuan dari-Mu, wahai sebaik-baiknya zat yang terpikirkan dan semulia-mulianya zat yang dimintai pertolongan. Wahai zat yang paling merahmati. Puji-pujian bagi Allah, zat yang disyukuri kenikmatan-Nya, yang disembah, yang mengemanasi kemuliaan, dan yang menciptakan eksistensi. Bagi-Nya berlimpah rasa syukur sepanjang masa. Semoga ramat-Nya berlaku untuk para utusan dan nabi-nabi-Nya, teristimewa bagi pemimpin kami, Muhammad SAW, dan seluruh keluarganya yang luhur dan suci. Sebuah rahmat abadi yang sakral, diberkahi, dan terus tumbuh sepanjang zaman. Berilah salam dengan sejumlah kedamaian bagi mereka.